Logo Lumora Vet Lumora Vet
Kesehatan · Anjing

Anjing Kencing Berdarah: Penyebab, Tanda Darurat, dan Cara Menyiapkan Sampel Urine

Cara kami menulis & meninjau →

Anjing great dane abu-abu duduk di halaman rumput samping rumah
Jawaban singkat

Anjing kencing berdarah paling sering disebabkan infeksi saluran kemih, kristal atau batu kandung kemih, gangguan prostat, cedera, penyakit yang dibawa caplak, dan tumor pada anjing tua. Bila anjing mengejan lama tanpa urine keluar, perutnya keras dan nyeri, muntah, atau ambruk, ini darurat — segera ke klinik hewan 24 jam terdekat. Untuk kasus lain, periksakan di hari yang sama dan bawa sampel urine segar.

Bercak merah muda di lantai teras, atau genangan urine di rumput yang warnanya jauh lebih gelap dari biasanya — pemandangan ini membuat pemilik mana pun panik. Kabar baiknya, sebagian besar penyebab kencing berdarah pada anjing bisa ditangani dengan baik bila diperiksa cepat. Kabar yang perlu diketahui: ada satu keadaan, yaitu saluran kemih yang tersumbat, yang benar-benar tidak boleh ditunda. Panduan ini membantu Anda membedakan keduanya dan menyiapkan hal-hal yang dibutuhkan dokter.

Seperti apa kencing berdarah pada anjing

Darah tidak selalu terlihat merah menyala. Perhatikan warna dan pola keluarnya, karena keduanya memberi petunjuk berbeda:

  • Urine merah muda atau merah merata — darah bercampur di sepanjang pancaran; sering dari kandung kemih atau ginjal.
  • Darah hanya di awal pipis — lebih sering dari saluran bagian bawah, prostat, atau kelamin.
  • Tetesan darah di akhir pipis — sering berkaitan dengan dinding kandung kemih yang meradang.
  • Urine cokelat tua seperti teh pekat — bisa berarti darah lama, atau kerusakan sel darah dan otot; perlu diperiksa segera.
  • Urine keruh dan berbau tajam — sering menyertai infeksi.
  • Darah menetes tanpa kaitan dengan pipis pada betina yang belum steril — kemungkinan besar siklus birahi; lihat ciri anjing birahi.

Foto genangan urine di atas lantai terang atau di atas tisu putih sebelum dibersihkan. Warna aslinya sering sulit diingat, dan foto ini benar-benar membantu dokter.

Tanda darurat — jangan tunggu

Segera bawa ke klinik atau rumah sakit hewan 24 jam terdekat bila Anda melihat:

  • Anjing mengejan lama di posisi pipis tetapi tidak ada urine yang keluar
  • Perut bagian bawah terasa keras, membesar, dan nyeri saat disentuh
  • Kencing berdarah disertai muntah, lemas, atau tidak mau makan
  • Gusi pucat, badan dingin, atau anjing ambruk
  • Urine berwarna cokelat tua atau seperti teh pekat
  • Kencing berdarah setelah tertabrak, jatuh, atau terbentur
  • Dugaan menelan racun tikus atau racun lain

Layanan Lumora Vet ke rumah bukan layanan gawat darurat. Setelah kondisi stabil, dokter kami bisa melanjutkan pemantauan dan perawatan di rumah.

Penyebab anjing kencing berdarah

PenyebabYang biasanya menyertainya
Infeksi saluran kemihPipis sedikit-sedikit tapi sering, mengejan, urine keruh dan berbau tajam, lebih sering pada betina
Kristal atau batu kandung kemihSering kambuh, nyeri, kadang terdengar bunyi saat kandung kemih diraba — lihat kristal & batu kandung kemih
Gangguan prostat pada jantan yang belum sterilDarah menetes di luar waktu pipis, mengejan saat buang air besar, jalan kaku — lihat umur ideal steril anjing
Cedera atau benturanAda riwayat jatuh, tertabrak, atau berkelahi; sering disertai nyeri dan lebam
Penyakit yang dibawa caplakDemam, lemas, gusi pucat, memar di kulit — lihat caplak dan demam caplak anjing
Gangguan pembekuan darah, termasuk racun tikusPerdarahan di beberapa tempat sekaligus: gusi, hidung, kulit — lihat keracunan pada hewan
Penyakit ginjalMinum dan pipis lebih banyak, berat badan turun, nafsu makan berkurang — lihat gagal ginjal kucing & anjing
Tumor saluran kemihLebih sering pada anjing tua; darah berulang meski sudah beberapa kali ditangani
Siklus birahi pada betina belum sterilBukan darah dari urine; vulva membengkak dan darah menetes di luar waktu pipis

Beberapa penyebab bisa berjalan bersamaan, misalnya batu yang memicu infeksi. Pemeriksaan urine adalah langkah pertama untuk memilah-milahnya.

Cara mengambil sampel urine anjing di rumah

Sampel urine sering menjadi pemeriksaan yang paling banyak memberi jawaban, dan Anda bisa menyiapkannya sendiri sebelum dokter datang. Caranya sederhana:

  1. Siapkan wadah bersih dan kering — gelas plastik baru, wadah sampel dari apotek, atau piring ceper bersih untuk anjing betina.
  2. Pilih pipis pertama di pagi hari bila memungkinkan, karena urine pagi paling pekat dan paling informatif.
  3. Tunggu sampai pancaran mulai keluar, baru selipkan wadahnya. Bagian awal pancaran boleh dilewati bila sulit.
  4. Ambil secukupnya — satu sampai dua sendok makan sudah cukup untuk sebagian besar pemeriksaan.
  5. Tutup rapat, beri label jam pengambilan, dan simpan di kulkas bagian bawah, bukan di freezer.
  6. Usahakan diperiksa dalam beberapa jam. Urine yang terlalu lama disimpan bisa memberi hasil yang menyesatkan.
  7. Jangan mengambil urine dari lantai atau rumput. Kotoran dan bakteri dari permukaan membuat hasilnya sulit dibaca.
Bila anjing tidak mau pipis saat ditunggui

Ini sangat umum. Coba ajak jalan seperti biasa dengan wadah disembunyikan di tangan, bersikap santai, dan jangan menatap langsung. Bila tetap tidak berhasil, jangan memaksa — sampaikan saja ke dokter. Dokter punya cara lain untuk mengambil sampel secara steril saat pemeriksaan.

Yang perlu Anda catat sebelum dokter datang

  • Kapan pertama kali terlihat dan apakah makin sering atau makin parah.
  • Berapa kali anjing pipis dalam sehari dan berapa banyak setiap kali.
  • Apakah ada mengejan, merintih, atau menjilati kelamin berulang.
  • Berapa banyak air yang diminum dibanding biasanya — ukur dengan botol yang sama setiap hari.
  • Apakah anjing sudah disteril dan, untuk betina, kapan terakhir birahi.
  • Riwayat cedera, perkelahian, atau jalan-jalan ke area yang banyak caplak.
  • Semua yang sudah diberikan, termasuk makanan baru, jamu, dan produk apa pun dari toko hewan.
  • Foto atau video saat anjing pipis, bila Anda sempat merekamnya.

Yang dilakukan dokter saat kunjungan ke rumah

  1. Menanyakan riwayat lengkap: pola pipis, minum, makan, cedera, dan riwayat steril.
  2. Memeriksa fisik menyeluruh, termasuk meraba kandung kemih, ginjal, dan perut bagian bawah.
  3. Mengambil dan memeriksa sampel urine di rumah untuk menilai darah, kristal, sel radang, dan kepekatannya.
  4. Mengambil sampel darah bila diperlukan, misalnya untuk menilai fungsi ginjal atau mencari penyakit yang dibawa caplak.
  5. Menjelaskan apakah dibutuhkan pencitraan seperti USG atau rontgen, yang dilakukan di fasilitas klinik.
  6. Menjelaskan rencana penanganannya. Untuk kasus yang memerlukan tindakan, dokter menjelaskan pilihan penanganannya, termasuk rujukan bila diperlukan.
  7. Menyusun jadwal kontrol dan pemeriksaan urine ulang, karena banyak masalah saluran kemih cenderung kambuh.

Anjing besar dan anjing tua sering paling berat diajak ke klinik hanya untuk mengantar sampel urine. Pemeriksaan dan pengambilan sampel di rumah memangkas langkah itu, dan dokter sekaligus bisa melihat tempat minum, jenis makanan, serta pola buang airnya secara langsung.

Mencegah kambuh

  • Pastikan air minum selalu tersedia dan segar. Urine yang lebih encer mengurangi risiko kristal dan infeksi — ide praktisnya ada di membuat hewan lebih banyak minum.
  • Beri kesempatan buang air kecil lebih sering. Urine yang tertahan lama membuat bakteri lebih mudah berkembang.
  • Jaga kebersihan area kelamin, terutama pada anjing berbulu panjang dan anjing yang sering berbaring di tanah.
  • Jaga berat badan ideal — cara menilainya ada di berat badan ideal kucing & anjing.
  • Kendalikan caplak sepanjang tahun sesuai anjuran dokter, terutama bila anjing sering keluar rumah.
  • Periksa ulang urine setelah pengobatan selesai, bukan hanya ketika gejalanya hilang.
  • Untuk anjing berusia di atas tujuh tahun, pertimbangkan pemeriksaan berkala dua kali setahun — lihat perawatan hewan senior.

Rujukan

Artikel ini disusun mengacu pada pedoman kedokteran hewan berikut. Pedoman ini ditulis untuk dokter hewan, jadi isinya teknis — kami menerjemahkannya ke bahasa sehari-hari.

Lihat semua rujukan yang kami gunakan →

Anjing kencing berdarah? Dokter memeriksa dan mengambil sampel di rumah

Dokter kami memeriksa anjing Anda, meraba kandung kemih, serta mengambil sampel urine dan darah langsung di rumah — lalu menjelaskan hasilnya dan langkah berikutnya dengan gamblang.

Jadwalkan Kunjungan via WhatsApp Ceritakan gejala, sudah berapa lama, dan kirim foto/video bila ada — biasanya kami balas dalam hitungan menit.
Pertanyaan Umum

Anjing Kencing Berdarah

Anjing kencing berdarah tapi masih aktif, apakah tetap perlu ke dokter?

Ya. Darah dalam urine bukan keadaan normal, meski anjing masih ceria dan mau makan. Penyebabnya berkisar dari infeksi saluran kemih sampai batu atau gangguan pembekuan darah, dan semuanya perlu pemeriksaan urine untuk dipastikan.

Kapan anjing kencing berdarah termasuk darurat?

Bila anjing mengejan lama tanpa ada urine yang keluar, perutnya keras dan nyeri, muntah, atau ambruk. Saluran kemih yang tersumbat total mengancam nyawa dalam hitungan jam, jadi langsung ke klinik hewan 24 jam terdekat.

Bagaimana cara mengambil sampel urine anjing di rumah?

Gunakan wadah bersih dan kering, misalnya gelas plastik baru atau wadah sampel dari apotek. Selipkan wadah di bawah pancaran urine saat anjing mulai buang air, sebaiknya pada pipis pertama di pagi hari. Tutup rapat, simpan di kulkas, dan usahakan diperiksa dalam beberapa jam.

Apakah anjing betina birahi bisa terlihat seperti kencing berdarah?

Bisa, dan ini sering membingungkan. Saat birahi, darah keluar dari kelamin tanpa kaitan dengan buang air kecil, dan biasanya disertai vulva yang membengkak. Bila ragu, perhatikan apakah darah menetes di luar waktu pipis.

Apakah urine anjing yang berwarna cokelat gelap juga berarti darah?

Bisa jadi. Urine berwarna cokelat tua atau seperti teh pekat kadang berasal dari darah yang sudah lama, tetapi juga bisa menandakan kerusakan sel darah atau otot. Warna seperti ini selalu perlu diperiksa dokter secepatnya.

Hewan peliharaan Anda menunggu di rumah

Kirim pesan sekarang, dan tim kami akan membalas dalam hitungan menit.

Chat di WhatsApp
WhatsApp: +62 881-0807-50166 Email: lumoravet@gmail.com Siap melayani setiap hari. Jadwalkan kunjungan Anda via WhatsApp.
Panggil dokter ke rumah