Logo Lumora Vet Lumora Vet
Kesehatan · Pencernaan

Kucing & Anjing Muntah: Arti Warna Muntahan, Pertolongan Pertama, dan Kapan Bahaya

Cara kami menulis & meninjau →

Pemilik menenangkan anjing yang lemas di atas selimut setelah muntah
Jawaban singkat

Muntah sekali lalu hewan kembali aktif dan mau makan biasanya belum darurat. Segera hubungi dokter bila hewan muntah lebih dari 2–3 kali dalam sehari, muntahannya berdarah atau seperti ampas kopi, hewan lemas atau tidak mau minum, perutnya kembung, ada dugaan makan benda asing atau racun, atau yang muntah adalah anak kucing, anak anjing, dan hewan tua.

Butuh dokter memeriksanya langsung? Lihat cara dokter Lumora Vet menangani kucing muntah di rumah: kapan cukup dipanggil ke rumah dan kapan harus ke klinik →

Melihat kucing atau anjing muntah di lantai memang bikin panik. Kabar baiknya, tidak semua muntah berarti sakit berat — kucing, misalnya, sesekali memuntahkan bola bulu. Kuncinya adalah membaca tanda-tanda yang menyertainya: seberapa sering, seperti apa muntahannya, dan bagaimana kondisi hewan setelahnya.

Arti warna dan bentuk muntahan

MuntahanKemungkinan artinyaTingkat waspada
Busa kuningCairan empedu, sering karena perut kosong terlalu lama (misalnya pagi hari sebelum makan)Rendah bila sesekali; periksakan bila sering
Busa putihLendir lambung; bisa karena iritasi lambung, batuk, atau mualSedang bila berulang
Makanan utuh, sesaat setelah makanMakan terlalu cepat, atau regurgitasi (makanan keluar dari kerongkongan tanpa kontraksi perut)Periksakan bila sering terjadi
Gumpalan bulu memanjang (kucing)Bola buluRendah bila jarang; lebih dari 1–2 kali sebulan perlu dicek
Merah segar atau seperti ampas kopiPerdarahan di lambung atau kerongkonganDarurat
HijauEmpedu atau rumput yang termakanRendah–sedang, lihat gejala lain
Berbau seperti fesesBisa tanda sumbatan ususDarurat

Foto muntahan sebelum dibersihkan — foto ini sangat membantu dokter menilai.

Penyebab muntah yang paling sering

  • Makan terlalu cepat atau terlalu banyak sekaligus
  • Ganti makanan mendadak tanpa masa peralihan 5–7 hari
  • Bola bulu pada kucing, terutama ras berbulu panjang
  • Makan sesuatu yang tidak semestinya — sisa lauk, sampah, tali, mainan, tulang
  • Cacingan, terutama pada anak kucing dan anak anjing
  • Infeksi seperti parvo pada anjing atau panleukopenia pada kucing yang belum divaksin
  • Penyakit organ seperti ginjal, hati, atau pankreas — sering pada hewan tua
  • Keracunan — lihat makanan manusia yang berbahaya

Pertolongan pertama di rumah

Untuk hewan dewasa yang muntah sekali atau dua kali, masih aktif, dan tidak ada tanda bahaya:

  1. Istirahatkan lambung sebentar. Tahan makanan beberapa jam (anjing dewasa sekitar 6–12 jam). Kucing jangan dipuasakan lama — cukup beberapa jam, lalu beri makan sedikit.
  2. Beri air sedikit-sedikit. Minum banyak sekaligus bisa memicu muntah lagi.
  3. Mulai makan porsi kecil makanan yang mudah dicerna, misalnya dada ayam rebus tanpa bumbu dengan sedikit nasi untuk anjing, atau makanan basah biasa dalam porsi kecil untuk kucing.
  4. Catat jumlah muntah, jam, dan bentuknya, serta apakah ada diare.
Jangan lakukan ini

Jangan memberi obat maag, obat anti-mual, atau obat diare manusia tanpa arahan dokter. Jangan puasakan anak kucing, anak anjing, atau kucing gemuk. Dan jangan menunggu sampai besok bila hewan sudah lemas.

Tanda bahaya: jangan ditunggu

  • Muntah lebih dari 2–3 kali dalam sehari, atau terus berulang lebih dari 24 jam
  • Muntah disertai diare, apalagi diare berdarah
  • Lemas, gusi pucat, atau tidak mau minum
  • Anjing berusaha muntah tetapi tidak ada yang keluar, dengan perut membesar — bisa tanda lambung terpuntir, darurat terutama pada anjing ras besar
  • Ada tali, benang, mainan, atau tulang yang hilang dan mungkin tertelan
  • Anak kucing/anjing yang belum lengkap vaksinnya

Rujukan

Artikel ini disusun mengacu pada pedoman kedokteran hewan berikut. Pedoman ini ditulis untuk dokter hewan, jadi isinya teknis — kami menerjemahkannya ke bahasa sehari-hari.

Lihat semua rujukan yang kami gunakan →

Baca juga: Kucing Menelan Benang: Kenapa Berbahaya & Solusinya.

Muntah berulang? Dokter datang ke rumah

Hewan yang muntah biasanya lemas dan mudah mual di perjalanan. Dokter kami datang ke rumah Anda di Jabodetabek untuk memeriksa, memberi obat anti-mual, dan menangani dehidrasi dengan cairan infus bila perlu — hari yang sama bila memungkinkan.

Panggil Dokter ke Rumah Ceritakan gejala, sudah berapa lama, dan kirim foto/video bila ada — biasanya kami balas dalam hitungan menit.

Untuk hewan yang sudah dehidrasi, kami juga menyediakan terapi cairan di rumah. Lihat layanannya →

Pertanyaan Umum

Muntah

Kucing saya muntah busa kuning tiap pagi. Berbahaya?

Sering kali karena perut kosong terlalu lama di malam hari. Coba beri porsi kecil sebelum tidur. Bila tetap terjadi atau kucing makin kurus, periksakan, karena bisa juga tanda gangguan lambung atau organ lain.

Anjing muntah setelah makan rumput. Normal?

Cukup umum dan biasanya tidak berbahaya bila hanya sesekali dan anjing tetap aktif. Bila sering, anjing mungkin sedang mual karena sebab lain yang perlu dicari.

Kapan muntah dan diare dianggap darurat?

Bila ada darah, hewan lemas, tidak mau minum, berlangsung lebih dari sehari, atau terjadi pada hewan muda, tua, maupun yang punya penyakit kronis.

Apa beda muntah dan regurgitasi?

Muntah didahului mual dan kontraksi perut yang terlihat. Regurgitasi terjadi tiba-tiba tanpa usaha, makanan biasanya utuh dan berbentuk tabung. Keduanya punya penyebab berbeda, jadi ceritakan ke dokter mana yang Anda lihat.

Hewan peliharaan Anda menunggu di rumah

Kirim pesan sekarang, dan tim kami akan membalas dalam hitungan menit.

Chat di WhatsApp
WhatsApp: +62 881-0807-50166 Email: lumoravet@gmail.com Siap melayani setiap hari. Jadwalkan kunjungan Anda via WhatsApp.
Panggil dokter ke rumah