
Pemeriksaan pertama anak anjing sebaiknya dilakukan dalam beberapa hari pertama setelah tiba di rumah dan sebelum bertemu anjing lain. Dokter memeriksa berat badan, jantung, mata, telinga, gigi, kulit, pusar, dan kotoran untuk mencari cacing, kutu, atau kelainan bawaan. Vaksin biasanya dimulai sekitar umur 6–8 minggu dan diulang sesuai jadwal. Sampai vaksinnya lengkap, jangan ajak jalan di tempat umum karena risiko parvo dan distemper.
Anak anjing baru membawa banyak keceriaan — dan juga banyak pertanyaan. Sudah vaksin atau belum? Boleh diajak jalan ke taman? Makannya berapa kali? Tim dokter kami yang berkunjung ke rumah-rumah di Jabodetabek sering bertemu anak anjing yang terlihat sehat, tetapi ternyata membawa cacing, kutu, atau tungau telinga dari tempat asalnya. Pemeriksaan pertama adalah langkah paling penting untuk memulai hidup yang sehat, dan panduan ini membantu Anda mempersiapkannya.
Waktu terbaik adalah dalam beberapa hari pertama setelah anak anjing tiba di rumah, meskipun ia terlihat lincah. Bila di rumah sudah ada anjing lain, periksakan sebelum mereka bertemu, dan sementara itu sediakan tempat tidur, mangkuk, serta area buang air terpisah. Anak anjing dari pasar hewan, penjual online, atau tempat dengan banyak anjing sebaiknya diperiksa lebih cepat lagi, karena lebih mungkin sudah terpapar penyakit menular.
Siapkan juga informasi yang akan ditanyakan dokter: umur, asal anak anjing, makanan yang diberikan sebelumnya, serta catatan vaksin dan obat cacing dari penjual atau breeder bila ada. Foto kotorannya atau bawa sampel kotoran segar bila diminta.
| Bagian | Yang dicari dokter |
|---|---|
| Berat badan dan kondisi tubuh | Apakah sesuai umur dan ras; dicatat untuk memantau pertumbuhan |
| Jantung dan paru-paru | Bising jantung (murmur) atau suara napas tidak normal |
| Mulut dan gigi | Susunan gigitan, gigi susu, warna gusi, dan langit-langit mulut |
| Mata dan telinga | Belekan, kelopak mata terlipat, kotoran telinga atau tungau |
| Perut dan pusar | Perut buncit, nyeri, atau hernia pusar |
| Kulit dan bulu | Kutu, caplak, kerak, atau kerontokan |
| Alat kelamin | Pada jantan, apakah kedua testis sudah turun seiring bertambah umur |
| Kotoran | Cacing atau telur cacing bila sampelnya diperiksa |
Beberapa temuan, seperti bising jantung ringan atau hernia kecil, perlu dipantau di pemeriksaan berikutnya. Dokter akan menjelaskan apa yang perlu diperhatikan.
Anak anjing sangat sering cacingan, bahkan yang lahir dari induk yang terawat, karena cacing bisa menular dari induk sejak dalam kandungan atau lewat air susu. Tandanya antara lain perut buncit, diare, bulu kusam, dan pertumbuhan lambat — kenali lebih lengkap di ciri anjing cacingan. Kutu dan caplak pun bisa membuat anak anjing yang kecil kekurangan darah.
Karena itu, dokter akan menyusun jadwal obat cacing serta obat kutu & caplak sesuai anjuran dokter, disesuaikan dengan umur dan berat badan anak anjing. Jangan memakai produk untuk anjing dewasa atau sisa milik hewan lain. Penjelasan umumnya ada di obat cacing kucing & anjing, obat kutu & caplak, dan caplak pada anjing.
Vaksin anak anjing biasanya dimulai sekitar umur 6–8 minggu dan diulang beberapa kali dengan jarak beberapa minggu, karena kekebalan dari induk perlahan menghilang dan tubuh anak anjing perlu dilatih bertahap. Vaksin inti melindungi dari penyakit berat seperti parvo dan distemper. Vaksin rabies diberikan pada umur yang dianjurkan dokter. Jadwal lengkapnya ada di jadwal vaksin anjing dan vaksin rabies kucing & anjing.
Bila anak anjing sudah pernah divaksin oleh penjual, bawa kartu atau stiker vaksinnya. Dokter akan menilai apakah jadwal bisa dilanjutkan atau perlu diulang. Anak anjing yang sedang sakit, diare, atau sangat kurus biasanya diperiksa dan ditangani dulu sebelum divaksin.
Parvo dan distemper adalah dua penyakit virus yang paling ditakuti pada anak anjing. Virus parvo sangat tahan di lingkungan dan bisa terbawa lewat tanah, sepatu, atau kotoran anjing lain. Selama rangkaian vaksin belum lengkap, sebaiknya:
Pelajari gejalanya di parvo pada anjing dan distemper anjing, agar Anda bisa bertindak cepat bila muncul tanda awal.
Masa anak anjing adalah waktu emas untuk belajar mengenal dunia. Anda tidak perlu menunggu vaksin lengkap untuk memulai sosialisasi, asalkan dilakukan dengan aman: biasakan ia dengan suara rumah, berbagai lantai, disentuh kaki, telinga, dan mulutnya, serta bertemu tamu yang sehat. Anjing dewasa yang dikenal, sehat, dan sudah lengkap vaksinnya boleh diperkenalkan di rumah. Latihan disentuh seperti ini juga membuat pemeriksaan dokter dan potong kuku kelak jauh lebih mudah.
Pemeriksaan pertama juga saat yang tepat untuk mulai membicarakan sterilisasi, karena umur yang sesuai bisa berbeda antara anjing ras kecil dan ras besar. Operasi steril membutuhkan bius, peralatan steril, dan pemantauan yang baik. Tanyakan kepada tim kami apakah steril bisa ditangani untuk anjing Anda — kami jelaskan persiapan, jadwal, dan perawatan setelahnya. Penjelasan lengkapnya ada di umur ideal steril anjing.
Kondisi anak anjing bisa memburuk jauh lebih cepat daripada anjing dewasa. Periksakan di hari yang sama bila anak anjing muntah, diare, tidak mau makan, atau tampak lesu dan banyak tidur tidak seperti biasanya. Penyebab dan pertolongan pertamanya dibahas di anjing diare. Jangan memberi obat manusia; penanganan ditentukan dokter sesuai umur dan berat badan anak anjing.
Segera bawa ke klinik atau rumah sakit hewan 24 jam terdekat bila Anda melihat:
Layanan Lumora Vet ke rumah bukan layanan gawat darurat. Setelah kondisi stabil, dokter kami bisa melanjutkan pemantauan dan perawatan di rumah.
Keuntungan terbesar pemeriksaan di rumah untuk anak anjing adalah ia tidak perlu duduk di ruang tunggu bersama anjing lain yang mungkin sedang sakit, saat kekebalannya belum terbentuk. Anak anjing juga lebih tenang di lingkungan barunya sendiri. Perkiraan biayanya bisa dilihat di biaya dokter hewan panggilan.
Artikel ini disusun mengacu pada pedoman kedokteran hewan berikut. Pedoman ini ditulis untuk dokter hewan, jadi isinya teknis — kami menerjemahkannya ke bahasa sehari-hari.
Lihat semua rujukan yang kami gunakan →Dokter kami memeriksa anak anjing Anda di rumah, mengecek jantung, gigi, kulit, dan kotorannya, lalu menyusun jadwal vaksin, obat cacing, serta obat kutu & caplak — tanpa risiko tertular di ruang tunggu.
Panggil Dokter via WhatsApp Ceritakan gejala, sudah berapa lama, dan kirim foto/video bila ada — biasanya kami balas dalam hitungan menit.Sebaiknya dalam beberapa hari pertama setelah tiba di rumah, sebelum bertemu anjing lain. Pemeriksaan awal membantu menemukan cacing, kutu, atau penyakit bawaan sejak dini, sekaligus menyusun jadwal vaksinnya.
Vaksin anak anjing biasanya dimulai sekitar umur 6–8 minggu, lalu diulang beberapa kali dengan jarak beberapa minggu sesuai jadwal dari dokter. Bawa catatan vaksin dari penjual atau breeder agar jadwalnya bisa dilanjutkan dengan tepat.
Tunggu sampai dokter menyatakan rangkaian vaksinnya sudah lengkap dan kekebalannya cukup. Sebelum itu, hindari taman, trotoar ramai, dan anjing yang tidak dikenal karena risiko parvo dan distemper.
Anak anjing cepat kekurangan cairan, jadi diare perlu diperiksa di hari yang sama, terutama bila disertai muntah, lemas, atau tidak mau makan. Diare berdarah pada anak anjing yang belum lengkap vaksinnya harus segera dibawa ke klinik 24 jam.
Perlu. Cacing, tungau telinga, bising jantung, atau hernia sering tidak terlihat oleh pemilik. Pemeriksaan pertama juga menjadi catatan awal untuk memantau pertumbuhannya.
Kirim pesan sekarang, dan tim kami akan membalas dalam hitungan menit.
Chat di WhatsAppCeritakan keluhan hewan peliharaan Anda ke dokter kami lewat WhatsApp — biasanya dibalas dalam hitungan menit, dan chat pertama tidak dikenakan biaya.
Chat WhatsApp (Gratis)