
Anjing yang tetap bau meski sudah mandi biasanya punya sumber bau di satu titik tertentu, bukan di seluruh tubuh. Yang paling sering: kulit dan lipatan (bau apek), telinga (bau asam manis), mulut dan gigi (bau busuk), serta kelenjar anal (bau amis). Cium satu per satu bagian tubuhnya untuk menemukan sumbernya. Bau yang disertai nyeri, bengkak, cairan, atau demam perlu diperiksa dokter hari itu juga.
Sudah dimandikan, sudah disisir, sudah dijemur — tapi dua hari kemudian baunya kembali lagi. Keluhan ini sering kami dengar dari pemilik anjing di Jabodetabek, dan hampir selalu jawabannya sama: baunya bukan karena anjingnya kotor, melainkan karena ada satu bagian tubuh yang sedang bermasalah. Kabar baiknya, sumber bau itu biasanya bisa Anda persempit sendiri di rumah dalam beberapa menit. Artikel ini menunjukkan caranya, dan kapan bau itu berarti sudah waktunya diperiksa dokter.
Setiap anjing punya bau khas yang ringan, terutama di kulit kepala dan telapak kaki. Bau ini samar, tidak mengganggu, dan tidak berubah dari minggu ke minggu. Yang perlu dicurigai adalah bau yang menyengat dari jarak satu meter, bau yang kembali dalam satu–dua hari setelah mandi, atau bau yang berubah sifat — misalnya tiba-tiba menjadi amis, asam, atau seperti sesuatu yang busuk.
Bau adalah gejala, bukan penyakit. Karena itu memandikan lebih sering, memakai pewangi, atau menyemprot bulu tidak menyelesaikan apa pun — kadang malah memperparah karena kulit jadi makin kering dan iritasi.
Lakukan di ruangan yang terang, dengan anjing dalam posisi nyaman. Cium satu per satu bagian di bawah ini dari jarak dekat, lalu bandingkan mana yang paling kuat.
| Bagian tubuh | Jenis bau | Kemungkinan penyebabnya |
|---|---|---|
| Lipatan kulit, ketiak, selangkangan | Apek seperti kain lembap | Pertumbuhan ragi atau bakteri berlebih di kulit |
| Sela jari kaki | Apek atau seperti keripik jagung | Kulit lembap, dijilati terus, atau radang sela jari |
| Telinga | Asam, manis, atau busuk | Radang dan infeksi liang telinga |
| Mulut | Busuk dan menyengat | Karang gigi, radang gusi, gigi rusak, luka di mulut |
| Bagian belakang / dubur | Amis seperti ikan | Kelenjar anal penuh atau meradang |
| Seluruh bulu punggung | Bau bulu lembap yang tidak kering sempurna | Pengeringan kurang tuntas di cuaca lembap |
| Satu titik yang disembunyikan bulu | Busuk, kadang bercampur cairan | Luka, bisul, atau benjolan yang pecah |
Bila lebih dari satu bagian berbau, catat semuanya. Anjing bisa punya dua masalah sekaligus, dan dokter perlu tahu urutan yang paling parah.
Kulit anjing yang sehat kering dan tidak berbau. Ketika keseimbangannya terganggu — karena alergi, kelembapan, garukan terus-menerus, atau kulit berminyak — ragi dan bakteri yang biasanya hidup tenang di permukaan kulit bisa tumbuh berlebihan. Hasilnya bau apek khas yang menempel di tangan setelah mengelus anjing.
Penanganan kulit berbau ditentukan dokter setelah melihat langsung kulitnya dan, bila perlu, mengambil sampel permukaan kulit untuk diperiksa. Jenis perawatan berbeda untuk setiap penyebab, jadi menebak sendiri sering membuang waktu dan biaya.
Liang telinga anjing berbentuk seperti huruf L, hangat dan lembap — lingkungan yang nyaman bagi kuman bila ada peradangan. Bau dari telinga hampir selalu disertai tanda lain: menggeleng-gelengkan kepala, menggaruk telinga, kepala miring, atau kotoran cokelat kehitaman. Jangan memasukkan cotton bud ke dalam liang telinga. Penjelasan lengkapnya ada di otitis atau infeksi telinga kucing & anjing dan telinga kotor dan berbau.
Napas anjing sehat tidak menyengat. Bau busuk dari mulut paling sering berasal dari karang gigi dan radang gusi yang sudah berjalan lama — lihat karang gigi dan mulut bau. Pada anjing yang lebih tua, bau napas yang berubah juga bisa berkaitan dengan gangguan organ dalam, misalnya masalah ginjal. Karena itu bau mulut pada anjing senior sebaiknya tidak dianggap wajar.
Di kanan dan kiri dubur ada dua kantong kecil berisi cairan berbau sangat tajam. Bila tidak kosong dengan lancar, cairannya menumpuk, berbau amis, dan bisa meradang. Tandanya: anjing menggeser pantat di lantai, menjilati atau menggigiti pangkal ekor, dan sulit duduk tenang. Menggeser pantat juga bisa berarti cacingan — bandingkan dengan ciri anjing cacingan. Jangan memencet kelenjarnya sendiri; salah tekan bisa melukai jaringan di sekitarnya.
Di Jabodetabek yang lembap, bulu yang tidak kering sempurna adalah penyebab bau yang paling mudah diperbaiki. Bulu tebal berlapis ganda bisa terasa kering di permukaan padahal masih basah di dekat kulit, dan kelembapan yang terperangkap itulah yang berbau sekaligus memancing masalah kulit.
Jangan memberi obat manusia, obat sisa hewan lain, atau ramuan rumahan untuk kulit dan telinga yang berbau. Jangan pula memakai bahan seperti cuka, minyak tanah, atau detergen pada kulit anjing. Penanganan bau badan ditentukan dokter setelah menemukan sumbernya, disesuaikan dengan jenis hewan, usia, dan berat badannya.
Segera bawa ke klinik atau rumah sakit hewan 24 jam terdekat bila Anda melihat:
Layanan Lumora Vet ke rumah bukan layanan gawat darurat. Setelah kondisi stabil, dokter kami bisa melanjutkan pemantauan dan perawatan di rumah.
Pemeriksaan di rumah punya satu keuntungan yang jarang didapat di ruang periksa: dokter bisa melihat langsung tempat tidur, karpet, mangkuk, dan sudut favorit anjing Anda — hal-hal yang sering ikut menjelaskan kenapa baunya terus kembali.
Artikel ini disusun mengacu pada pedoman kedokteran hewan berikut. Pedoman ini ditulis untuk dokter hewan, jadi isinya teknis — kami menerjemahkannya ke bahasa sehari-hari.
Lihat semua rujukan yang kami gunakan →Dokter kami memeriksa kulit, telinga, mulut, dan kelenjar anal anjing Anda di rumah untuk menemukan sumber baunya, mengeluarkan isi kelenjar anal bila memang penuh, lalu menjelaskan penanganan dan perawatan bulu yang tepat — tanpa perjalanan yang membuat anjing stres.
Panggil Dokter via WhatsApp Ceritakan gejala, sudah berapa lama, dan kirim foto/video bila ada — biasanya kami balas dalam hitungan menit.Mandi hanya membersihkan permukaan bulu. Bila baunya berasal dari infeksi kulit, telinga, mulut, atau kelenjar anal, sumbernya tidak ikut hilang dan bau kembali dalam satu–dua hari. Bau yang menetap setelah mandi hampir selalu punya penyebab medis yang perlu diperiksa.
Bau apek biasanya datang dari pertumbuhan ragi atau bakteri berlebih di kulit, terutama di lipatan, ketiak, selangkangan, dan sela jari kaki. Kulitnya sering ikut memerah, berminyak, menebal, dan sangat gatal. Kondisi ini perlu diperiksa dokter karena penanganannya berbeda-beda.
Bau amis yang tajam khas berasal dari kelenjar anal yang penuh atau meradang. Anjing biasanya menggeser pantatnya di lantai, menjilati daerah itu, atau sulit duduk tenang. Jangan memencetnya sendiri — mintalah dokter yang memeriksa dan menanganinya.
Tidak. Napas anjing sehat tidak menyengat. Bau mulut yang kuat paling sering berasal dari karang gigi dan radang gusi, dan pada anjing tua bisa juga berkaitan dengan penyakit lain. Bau mulut yang makin tajam sebaiknya diperiksa, bukan ditutupi.
Untuk kebanyakan anjing berbulu normal, sekitar dua sampai empat minggu sekali sudah cukup. Memandikan terlalu sering justru membuat kulit kering dan mudah bermasalah. Yang lebih menentukan adalah mengeringkan bulu sampai benar-benar kering, terutama di iklim lembap seperti Jabodetabek.
Bisa, secara tidak langsung. Alergi atau reaksi terhadap bahan makanan tertentu dapat memicu peradangan kulit dan telinga, dan kulit yang meradang itulah yang berbau. Perubahan makanan untuk kasus alergi sebaiknya dirancang bersama dokter, bukan coba-coba sendiri.
Kirim pesan sekarang, dan tim kami akan membalas dalam hitungan menit.
Chat di WhatsAppCeritakan keluhan hewan peliharaan Anda ke dokter kami lewat WhatsApp — biasanya dibalas dalam hitungan menit, dan chat pertama tidak dikenakan biaya.
Chat WhatsApp (Gratis)