Logo Lumora Vet Lumora Vet
Kesehatan · Kucing & Anjing

Telinga Kucing Kotor dan Telinga Anjing Bau: Penyebab, Cara Membersihkan yang Aman, dan Kapan ke Dokter

Cara kami menulis & meninjau →

Dokter hewan berseragam biru tua memeriksa telinga anjing golden retriever yang tenang dengan otoskop di ruang keluarga, tas dokter di atas karpet
Jawaban singkat

Sedikit kotoran telinga berwarna terang itu normal. Telinga kucing kotor atau telinga anjing bau menjadi tanda masalah bila disertai geleng-geleng kepala, sering menggaruk telinga, bau tidak sedap, kotoran cokelat gelap seperti bubuk kopi, cairan kuning-hijau, atau kemerahan. Penyebab tersering: tungau telinga, infeksi jamur atau bakteri, alergi, dan telinga lembap. Bersihkan hanya bagian luar, jangan pakai cotton bud ke dalam, dan periksakan ke dokter sebelum memasukkan apa pun ke liang telinga.

Butuh dokter memeriksanya langsung? Lihat cara dokter Lumora Vet menangani telinga kotor dan bau di rumah: kapan cukup dipanggil ke rumah dan kapan harus ke klinik →

Kucing yang terus menggaruk telinga sampai lecet, atau anjing yang menggeleng-gelengkan kepala dan telinganya tercium bau asam — keluhan telinga termasuk yang paling sering kami temui saat kunjungan ke rumah di Jabodetabek. Kabar baiknya, sebagian besar masalah telinga bisa ditangani dengan baik bila diperiksa sejak awal. Masalahnya, banyak pemilik justru memperparah kondisi dengan cara membersihkan yang keliru. Panduan ini membantu Anda membedakan telinga normal dan bermasalah, serta membersihkannya dengan aman.

Telinga normal vs telinga bermasalah

Telinga kucing dan anjing yang sehat berwarna merah muda pucat di bagian dalam, tidak berbau, dan hanya memiliki sedikit kotoran berwarna terang. Kotoran dalam jumlah kecil ini justru berfungsi melindungi liang telinga, jadi tidak perlu dibersihkan setiap hari. Telinga menjadi perlu perhatian bila kotorannya bertambah banyak, berubah warna, berbau, atau hewan terlihat terganggu.

Ciri telinga kucing dan anjing bermasalah

  • Sering geleng-geleng kepala atau menggosokkan kepala ke lantai dan perabot.
  • Menggaruk telinga terus-menerus, kadang sampai kulit di sekitarnya lecet.
  • Bau tidak sedap — asam, apek, atau busuk.
  • Kotoran cokelat gelap seperti bubuk kopi — khas tungau telinga, terutama pada anak kucing.
  • Cairan kuning atau hijau, kadang bercampur darah.
  • Kemerahan dan bengkak di liang telinga, atau hewan kesakitan saat telinganya disentuh.
  • Kepala miring atau kehilangan keseimbangan — tanda masalah sudah melibatkan bagian telinga yang lebih dalam.
  • Daun telinga menggembung seperti balon — biasanya hematoma (kumpulan darah) akibat pembuluh darah pecah karena sering digaruk atau digelengkan.

Penyebab telinga kotor dan bau

PenyebabYang biasanya terlihat
Tungau telingaKotoran hitam kering seperti bubuk kopi, gatal hebat. Sangat sering pada anak kucing dan mudah menular.
Infeksi jamur (yeast)Kotoran cokelat berminyak, bau asam atau apek, telinga kemerahan.
Infeksi bakteriCairan kuning-hijau, bau busuk, nyeri saat disentuh.
Alergi makanan atau lingkunganTelinga merah dan gatal berulang, sering disertai gatal di kaki atau tubuh. Baca anjing gatal terus.
Telinga lembapMuncul setelah mandi atau berenang bila telinga tidak dikeringkan.
Benda asingGeleng kepala mendadak di satu sisi, misalnya setelah bermain di rumput (biji rumput).
Bentuk telingaRas bertelinga terkulai dan berbulu lebat di liang telinga lebih mudah bermasalah karena liangnya lembap dan kurang udara.

Satu hewan bisa punya lebih dari satu penyebab, misalnya alergi yang memicu infeksi jamur. Kerak di tepi telinga kucing juga bisa karena scabies.

Cara membersihkan telinga kucing dan anjing dengan aman

  1. Bersihkan hanya bagian luar yang terlihat — lipatan daun telinga dan pintu masuk liang telinga.
  2. Gunakan kapas bulat atau kain kasa yang dililitkan di jari, bukan benda runcing.
  3. Bila perlu, basahi kapas dengan cairan pembersih telinga khusus hewan yang direkomendasikan dokter. Ini produk pembersih, bukan obat, dan tidak mengobati infeksi.
  4. Usap perlahan dari dalam ke arah luar, ganti kapas sampai bersih, lalu biarkan hewan menggeleng.
  5. Akhiri dengan pujian atau camilan agar pembersihan berikutnya lebih mudah.
Yang tidak boleh dilakukan

Jangan memasukkan cotton bud ke dalam liang telinga — kotoran bisa terdorong ke dalam dan gendang telinga bisa terluka. Jangan memakai alkohol, hidrogen peroksida, minyak goreng, atau ramuan rumahan lainnya karena bisa mengiritasi kulit liang telinga yang sedang meradang.

Jangan memasukkan obat telinga apa pun tanpa pemeriksaan dokter, termasuk obat sisa hewan lain. Bila gendang telinga rusak, sebagian obat justru bisa merusak bagian telinga dalam. Karena itu dokter memeriksa liang dan gendang telinga dengan otoskop lebih dulu, lalu menentukan penanganan sesuai penyebab, jenis hewan, usia, dan berat badannya.

Kucing vs anjing: apa bedanya?

Pada kucing, terutama anak kucing, penyebab tersering adalah tungau telinga. Pada anjing, masalah telinga lebih sering berkaitan dengan alergi, infeksi jamur atau bakteri, dan bentuk telinga — ras bertelinga terkulai seperti golden retriever, cocker spaniel, dan beagle lebih rentan. Tungau telinga bisa berpindah antara kucing dan anjing, jadi bila satu hewan terkena, semua hewan berbulu di rumah perlu diperiksa dan ditangani bersamaan supaya tidak saling menularkan kembali.

Tanda darurat — jangan tunggu

Segera bawa ke klinik atau rumah sakit hewan 24 jam terdekat bila Anda melihat:

  • Hewan tiba-tiba tidak bisa berdiri, berguling, atau berjalan berputar-putar
  • Mata bergerak cepat ke kiri-kanan disertai muntah
  • Perdarahan dari telinga setelah jatuh atau tertabrak
  • Wajah bengkak mendadak disertai sangat lemas

Layanan Lumora Vet ke rumah bukan layanan gawat darurat. Setelah kondisi stabil, dokter kami bisa melanjutkan pemantauan dan perawatan di rumah.

Yang dilakukan dokter saat kunjungan ke rumah

  1. Menanyakan riwayat: sejak kapan, apakah hewan lain ikut menggaruk, kebiasaan mandi dan berenang, serta riwayat alergi.
  2. Memeriksa liang dan gendang telinga dengan otoskop, seperti pada foto di atas.
  3. Mengambil sedikit kotoran telinga untuk dilihat di bawah mikroskop bila perlu, untuk mencari tungau, jamur, atau bakteri.
  4. Membersihkan telinga dengan aman dan memberikan penanganan sesuai penyebab, jenis hewan, usia, dan berat badan.
  5. Memeriksa semua hewan di rumah sekaligus bila penyebabnya menular.

Hewan dengan telinga sakit biasanya menolak disentuh kepalanya. Di rumah, hewan lebih tenang sehingga pemeriksaan lebih mudah dan tidak menambah stres. Layanan ini termasuk dalam pemeriksaan sakit dan cedera ringan di rumah.

Seberapa sering telinga perlu dicek?

  • Cek telinga seminggu sekali: lihat warnanya, cium baunya, dan perhatikan kotorannya.
  • Keringkan telinga dengan kapas atau handuk setelah mandi atau berenang.
  • Anjing bertelinga terkulai mungkin perlu jadwal pembersihan rutin sesuai saran dokter.
  • Periksakan segera bila masalah telinga kambuh berulang — biasanya ada penyebab dasar seperti alergi yang perlu dicari.

Bila telinga sudah merah, sakit, berbau, atau hewan memiringkan kepala, kemungkinan sudah terjadi infeksi telinga — baca panduan otitis pada kucing & anjing.

Rujukan

Artikel ini disusun mengacu pada pedoman kedokteran hewan berikut. Pedoman ini ditulis untuk dokter hewan, jadi isinya teknis — kami menerjemahkannya ke bahasa sehari-hari.

Lihat semua rujukan yang kami gunakan →

Baca juga: Anjing Bau Badan Meski Sudah Mandi: Cari Sumbernya.

Telinga kotor atau bau? Dokter periksa dengan otoskop di rumah

Dokter kami memeriksa liang dan gendang telinga, mencari penyebabnya, dan menangani semua hewan di rumah sekaligus bila perlu — tanpa antre dan tanpa perjalanan.

Panggil Dokter via WhatsApp Ceritakan gejala, sudah berapa lama, dan kirim foto/video bila ada — biasanya kami balas dalam hitungan menit.
Pertanyaan Umum

Telinga Kucing & Anjing

Kotoran telinga kucing hitam seperti bubuk kopi, itu apa?

Kotoran cokelat gelap hingga hitam yang kering seperti bubuk kopi sering menjadi tanda tungau telinga, terutama pada anak kucing. Pastikan lewat pemeriksaan dokter, karena infeksi jamur atau bakteri juga bisa menghasilkan kotoran gelap.

Kenapa telinga anjing bau?

Bau tidak sedap biasanya tanda infeksi jamur (yeast) atau bakteri di liang telinga, sering dipicu alergi, telinga lembap setelah mandi atau berenang, atau bentuk telinga yang terkulai. Telinga yang bau perlu diperiksa dokter.

Bolehkah membersihkan telinga kucing atau anjing dengan cotton bud?

Jangan memasukkan cotton bud ke dalam liang telinga. Cotton bud bisa mendorong kotoran lebih dalam dan melukai liang atau gendang telinga. Bersihkan hanya bagian luar yang terlihat dengan kapas atau kain kasa.

Seberapa sering telinga kucing dan anjing perlu dibersihkan?

Telinga yang sehat umumnya cukup dicek seminggu sekali dan tidak perlu sering dibersihkan. Anjing bertelinga terkulai atau yang sering berenang mungkin perlu dibersihkan lebih rutin sesuai saran dokter.

Apakah tungau telinga menular?

Ya. Tungau telinga mudah menular antara kucing, anjing, dan hewan berbulu lain yang tinggal serumah. Karena itu biasanya semua hewan di rumah perlu diperiksa dan ditangani bersamaan.

Hewan peliharaan Anda menunggu di rumah

Kirim pesan sekarang, dan tim kami akan membalas dalam hitungan menit.

Chat di WhatsApp
WhatsApp: +62 881-0807-50166 Email: lumoravet@gmail.com Siap melayani setiap hari. Jadwalkan kunjungan Anda via WhatsApp.
Panggil dokter ke rumah