
Sedikit kotoran telinga berwarna terang itu normal. Telinga kucing kotor atau telinga anjing bau menjadi tanda masalah bila disertai geleng-geleng kepala, sering menggaruk telinga, bau tidak sedap, kotoran cokelat gelap seperti bubuk kopi, cairan kuning-hijau, atau kemerahan. Penyebab tersering: tungau telinga, infeksi jamur atau bakteri, alergi, dan telinga lembap. Bersihkan hanya bagian luar, jangan pakai cotton bud ke dalam, dan periksakan ke dokter sebelum memasukkan apa pun ke liang telinga.
Butuh dokter memeriksanya langsung? Lihat cara dokter Lumora Vet menangani telinga kotor dan bau di rumah: kapan cukup dipanggil ke rumah dan kapan harus ke klinik →
Kucing yang terus menggaruk telinga sampai lecet, atau anjing yang menggeleng-gelengkan kepala dan telinganya tercium bau asam — keluhan telinga termasuk yang paling sering kami temui saat kunjungan ke rumah di Jabodetabek. Kabar baiknya, sebagian besar masalah telinga bisa ditangani dengan baik bila diperiksa sejak awal. Masalahnya, banyak pemilik justru memperparah kondisi dengan cara membersihkan yang keliru. Panduan ini membantu Anda membedakan telinga normal dan bermasalah, serta membersihkannya dengan aman.
Telinga kucing dan anjing yang sehat berwarna merah muda pucat di bagian dalam, tidak berbau, dan hanya memiliki sedikit kotoran berwarna terang. Kotoran dalam jumlah kecil ini justru berfungsi melindungi liang telinga, jadi tidak perlu dibersihkan setiap hari. Telinga menjadi perlu perhatian bila kotorannya bertambah banyak, berubah warna, berbau, atau hewan terlihat terganggu.
| Penyebab | Yang biasanya terlihat |
|---|---|
| Tungau telinga | Kotoran hitam kering seperti bubuk kopi, gatal hebat. Sangat sering pada anak kucing dan mudah menular. |
| Infeksi jamur (yeast) | Kotoran cokelat berminyak, bau asam atau apek, telinga kemerahan. |
| Infeksi bakteri | Cairan kuning-hijau, bau busuk, nyeri saat disentuh. |
| Alergi makanan atau lingkungan | Telinga merah dan gatal berulang, sering disertai gatal di kaki atau tubuh. Baca anjing gatal terus. |
| Telinga lembap | Muncul setelah mandi atau berenang bila telinga tidak dikeringkan. |
| Benda asing | Geleng kepala mendadak di satu sisi, misalnya setelah bermain di rumput (biji rumput). |
| Bentuk telinga | Ras bertelinga terkulai dan berbulu lebat di liang telinga lebih mudah bermasalah karena liangnya lembap dan kurang udara. |
Satu hewan bisa punya lebih dari satu penyebab, misalnya alergi yang memicu infeksi jamur. Kerak di tepi telinga kucing juga bisa karena scabies.
Jangan memasukkan cotton bud ke dalam liang telinga — kotoran bisa terdorong ke dalam dan gendang telinga bisa terluka. Jangan memakai alkohol, hidrogen peroksida, minyak goreng, atau ramuan rumahan lainnya karena bisa mengiritasi kulit liang telinga yang sedang meradang.
Jangan memasukkan obat telinga apa pun tanpa pemeriksaan dokter, termasuk obat sisa hewan lain. Bila gendang telinga rusak, sebagian obat justru bisa merusak bagian telinga dalam. Karena itu dokter memeriksa liang dan gendang telinga dengan otoskop lebih dulu, lalu menentukan penanganan sesuai penyebab, jenis hewan, usia, dan berat badannya.
Pada kucing, terutama anak kucing, penyebab tersering adalah tungau telinga. Pada anjing, masalah telinga lebih sering berkaitan dengan alergi, infeksi jamur atau bakteri, dan bentuk telinga — ras bertelinga terkulai seperti golden retriever, cocker spaniel, dan beagle lebih rentan. Tungau telinga bisa berpindah antara kucing dan anjing, jadi bila satu hewan terkena, semua hewan berbulu di rumah perlu diperiksa dan ditangani bersamaan supaya tidak saling menularkan kembali.
Segera bawa ke klinik atau rumah sakit hewan 24 jam terdekat bila Anda melihat:
Layanan Lumora Vet ke rumah bukan layanan gawat darurat. Setelah kondisi stabil, dokter kami bisa melanjutkan pemantauan dan perawatan di rumah.
Hewan dengan telinga sakit biasanya menolak disentuh kepalanya. Di rumah, hewan lebih tenang sehingga pemeriksaan lebih mudah dan tidak menambah stres. Layanan ini termasuk dalam pemeriksaan sakit dan cedera ringan di rumah.
Bila telinga sudah merah, sakit, berbau, atau hewan memiringkan kepala, kemungkinan sudah terjadi infeksi telinga — baca panduan otitis pada kucing & anjing.
Artikel ini disusun mengacu pada pedoman kedokteran hewan berikut. Pedoman ini ditulis untuk dokter hewan, jadi isinya teknis — kami menerjemahkannya ke bahasa sehari-hari.
Lihat semua rujukan yang kami gunakan →Baca juga: Anjing Bau Badan Meski Sudah Mandi: Cari Sumbernya.
Dokter kami memeriksa liang dan gendang telinga, mencari penyebabnya, dan menangani semua hewan di rumah sekaligus bila perlu — tanpa antre dan tanpa perjalanan.
Panggil Dokter via WhatsApp Ceritakan gejala, sudah berapa lama, dan kirim foto/video bila ada — biasanya kami balas dalam hitungan menit.Kotoran cokelat gelap hingga hitam yang kering seperti bubuk kopi sering menjadi tanda tungau telinga, terutama pada anak kucing. Pastikan lewat pemeriksaan dokter, karena infeksi jamur atau bakteri juga bisa menghasilkan kotoran gelap.
Bau tidak sedap biasanya tanda infeksi jamur (yeast) atau bakteri di liang telinga, sering dipicu alergi, telinga lembap setelah mandi atau berenang, atau bentuk telinga yang terkulai. Telinga yang bau perlu diperiksa dokter.
Jangan memasukkan cotton bud ke dalam liang telinga. Cotton bud bisa mendorong kotoran lebih dalam dan melukai liang atau gendang telinga. Bersihkan hanya bagian luar yang terlihat dengan kapas atau kain kasa.
Telinga yang sehat umumnya cukup dicek seminggu sekali dan tidak perlu sering dibersihkan. Anjing bertelinga terkulai atau yang sering berenang mungkin perlu dibersihkan lebih rutin sesuai saran dokter.
Ya. Tungau telinga mudah menular antara kucing, anjing, dan hewan berbulu lain yang tinggal serumah. Karena itu biasanya semua hewan di rumah perlu diperiksa dan ditangani bersamaan.
Kirim pesan sekarang, dan tim kami akan membalas dalam hitungan menit.
Chat di WhatsAppCeritakan keluhan hewan peliharaan Anda ke dokter kami lewat WhatsApp — biasanya dibalas dalam hitungan menit, dan chat pertama tidak dikenakan biaya.
Chat WhatsApp (Gratis)