Logo Lumora Vet Lumora Vet
Kesehatan · Kucing

Flu Kucing: Gejala Kucing Pilek, Bersin-Bersin, dan Belekan, Cara Merawat di Rumah, dan Kapan Bahaya

Cara kami menulis & meninjau →

Close-up kucing tabby dengan mata berair, belek, dan hidung meler berbaring di atas selimut
Jawaban singkat

Flu kucing adalah infeksi saluran napas atas yang sebagian besar disebabkan virus herpes kucing dan calicivirus, kadang ditambah bakteri. Gejalanya bersin-bersin, pilek, belekan, demam, dan tidak mau makan. Flu kucing tidak menular ke manusia atau anjing, tetapi sangat mudah menular antar kucing. Kasus ringan bisa dirawat di rumah; segera ke dokter bila kucing tidak makan lebih dari 24 jam, bernapas dengan mulut terbuka, atau masih anak kucing.

Butuh dokter memeriksanya langsung? Lihat cara dokter Lumora Vet menangani flu kucing di rumah: kapan cukup dipanggil ke rumah dan kapan harus ke klinik →

Bersin berkali-kali, hidung meler, dan mata yang belekan sampai sulit terbuka — kucing yang terkena flu tampak sangat tidak nyaman, dan wajar bila Anda ikut sedih melihatnya. Flu kucing adalah salah satu penyakit yang paling sering kami temui, terutama pada anak kucing dan kucing dari tempat penampungan di Jabodetabek. Sebagian besar kucing pulih dengan perawatan yang tepat di rumah. Kuncinya adalah tahu cara merawatnya dan mengenali kapan kondisinya mulai berbahaya.

Apa itu flu kucing?

Flu kucing bukan influenza seperti pada manusia. Istilah ini dipakai untuk infeksi hidung, tenggorokan, dan mata pada kucing. Sebagian besar kasus disebabkan dua virus: feline herpesvirus (penyebab rinotrakeitis), yang lebih sering menimbulkan bersin berat dan radang mata, dan feline calicivirus, yang khas menimbulkan sariawan di lidah dan mulut. Bakteri bisa ikut menumpang dan membuat ingus serta belek menjadi kental kehijauan. Seekor kucing bisa terinfeksi lebih dari satu kuman sekaligus.

Gejala flu kucing

  • Bersin-bersin, sering beruntun.
  • Kucing pilek: ingus bening di awal, bisa menjadi kental kuning atau hijau.
  • Kucing belekan: mata berair, merah, bengkak, atau lengket tertutup kotoran mata (konjungtivitis).
  • Demam, lesu, dan lebih banyak tidur.
  • Tidak mau makan karena tidak bisa mencium aroma makanan.
  • Sariawan di mulut dan ngiler, lebih khas pada infeksi calicivirus.
  • Suara serak atau hilang, kadang batuk ringan.

Karena gejalanya mirip, penyebab pastinya perlu dinilai dokter. Demam dan tidak mau makan juga bisa menjadi tanda penyakit lain — baca ciri kucing demam.

Bagaimana flu kucing menular?

Virus flu kucing menyebar lewat percikan bersin, ingus, air liur, dan kotoran mata. Kucing bisa tertular lewat kontak langsung, berbagi mangkuk makan dan minum, litter box, mainan, alas tidur, bahkan lewat tangan dan baju pemilik yang baru memegang kucing sakit. Penularan paling mudah terjadi di tempat yang banyak kucingnya seperti penampungan, peternakan kucing, dan penitipan.

Kucing pembawa (carrier)

Banyak kucing yang sudah sembuh tetap membawa virus, terutama virus herpes, seumur hidupnya. Saat stres — pindah rumah, ada kucing baru, dititipkan, atau sakit lain — virus bisa aktif lagi sehingga flu kambuh, dan kucing itu bisa menularkannya ke kucing lain. Kabar baiknya: flu kucing tidak menular ke manusia maupun anjing.

Cara merawat kucing flu di rumah

  1. Bersihkan mata dan hidung dengan lembut memakai kapas yang dibasahi air hangat matang, beberapa kali sehari. Gunakan kapas baru untuk setiap mata.
  2. Uap hangat. Bawa kucing ke kamar mandi yang tertutup selama 10–15 menit saat Anda mandi air hangat, agar uapnya membantu melegakan hidung. Jangan biarkan kucing sendirian di sana.
  3. Hangatkan makanan basah yang aromanya kuat sampai kira-kira suhu tubuh, dan tawarkan porsi kecil sesering mungkin. Baca tips membujuk makan di kucing tidak mau makan.
  4. Jaga tetap hangat dan nyaman: alas tidur yang empuk, jauh dari hembusan AC atau kipas angin.
  5. Pastikan tetap minum: letakkan air segar di dekat tempat tidurnya dan tambahkan air ke makanannya.
  6. Pisahkan dari kucing lain, gunakan mangkuk dan litter box sendiri, dan cuci tangan setelah merawatnya.
Yang tidak boleh dilakukan

Jangan memberi obat flu manusia, obat sisa, atau obat untuk mata dan hidung milik manusia. Beberapa obat manusia sangat beracun bagi kucing. Bila kucing butuh penanganan, dokter akan menentukannya sesuai jenis hewan, usia, dan berat badan.

Kapan flu kucing berbahaya?

  • Tidak mau makan sama sekali lebih dari 24 jam.
  • Ingus atau belek kental kehijauan disertai demam dan lemas.
  • Sangat lemas, tidak mau bergerak, atau terus bersembunyi.
  • Anak kucing, kucing tua, atau kucing dengan penyakit lain — lebih mudah memburuk dan dehidrasi. Baca juga pemeriksaan pertama anak kucing.
  • Mata sangat bengkak, keruh, atau kucing terus memejamkan satu mata.
Tanda darurat — jangan tunggu

Segera bawa ke klinik atau rumah sakit hewan 24 jam terdekat bila Anda melihat:

  • Bernapas dengan mulut terbuka atau terengah-engah
  • Napas cepat, berat, atau perut ikut bergerak keras saat bernapas
  • Gusi atau lidah kebiruan atau sangat pucat
  • Anak kucing yang lemas, dingin, dan tidak mau menyusu atau makan

Layanan Lumora Vet ke rumah bukan layanan gawat darurat. Setelah kondisi stabil, dokter kami bisa melanjutkan pemantauan dan perawatan di rumah.

Mencegah flu kucing dengan vaksin

Vaksin inti kucing melindungi dari virus herpes dan calicivirus, bersama panleukopenia. Vaksin tidak selalu mencegah infeksi sepenuhnya, tetapi kucing yang divaksin biasanya jauh lebih ringan gejalanya dan lebih cepat pulih. Anak kucing mulai divaksin sejak usia sekitar 8 minggu dan diulang sesuai jadwal — lihat jadwal vaksin kucing. Dokter kami bisa melakukan vaksinasi di rumah, sehingga kucing Anda tidak perlu bertemu kucing lain yang mungkin sedang flu.

Selain vaksin, kurangi stres, jaga kebersihan mangkuk dan alas tidur, dan karantina kucing baru selama sekitar dua minggu sebelum dikenalkan ke kucing lain di rumah.

Yang dilakukan dokter saat kunjungan ke rumah

  1. Memeriksa suhu, mata, hidung, mulut, paru-paru, dan tingkat dehidrasi.
  2. Menilai apakah ada infeksi bakteri, sariawan, atau masalah mata yang perlu penanganan khusus.
  3. Memberikan penanganan sesuai kondisi, termasuk terapi cairan bila kucing dehidrasi karena tidak makan dan minum.
  4. Memeriksa kucing lain di rumah dan memberi saran pemisahan serta kebersihan.
  5. Menyusun jadwal vaksin agar flu tidak mudah kambuh atau menular.

Kucing yang sedang flu sangat mudah menulari kucing lain di ruang tunggu klinik, dan perjalanan dengan hidung tersumbat membuatnya makin stres. Dengan kunjungan ke rumah, kucing Anda diperiksa di tempat yang ia kenal, dan kucing lain tidak ikut terpapar.

Rujukan

Artikel ini disusun mengacu pada pedoman kedokteran hewan berikut. Pedoman ini ditulis untuk dokter hewan, jadi isinya teknis — kami menerjemahkannya ke bahasa sehari-hari.

Lihat semua rujukan yang kami gunakan →

Baca juga: FIP Kucing: Gejala, Diagnosis & Harapan Kini.

Kucing flu dan tidak mau makan? Dokter datang ke rumah

Dokter kami memeriksa kucing yang pilek dan belekan di rumah, menilai apakah perlu penanganan tambahan, dan membantu mencegah penularan ke kucing lain.

Panggil Dokter via WhatsApp Ceritakan gejala, sudah berapa lama, dan kirim foto/video bila ada — biasanya kami balas dalam hitungan menit.
Pertanyaan Umum

Flu Kucing

Apakah flu kucing menular ke manusia?

Tidak. Virus penyebab flu kucing hanya menular antar kucing, tidak ke manusia dan tidak ke anjing. Meski begitu, cuci tangan setelah memegang kucing yang sakit agar virus tidak terbawa ke kucing lain.

Berapa lama flu kucing sembuh?

Kasus ringan biasanya membaik dalam 1–3 minggu dengan perawatan yang baik. Anak kucing, kucing tua, atau kucing yang tidak mau makan bisa butuh waktu lebih lama dan perlu diperiksa dokter.

Kenapa kucing flu tidak mau makan?

Kucing sangat mengandalkan penciuman untuk makan. Hidung yang tersumbat membuatnya tidak bisa mencium makanan, dan sariawan di mulut membuatnya sakit saat mengunyah. Makanan basah yang dihangatkan dan beraroma kuat sering membantu.

Kenapa flu kucing sering kambuh?

Virus herpes kucing bisa menetap seumur hidup di tubuh kucing yang pernah terinfeksi. Saat kucing stres, misalnya pindah rumah atau ada kucing baru, virus bisa aktif lagi dan gejala flu muncul kembali.

Apakah vaksin mencegah flu kucing?

Vaksin inti kucing melindungi dari virus herpes dan calici penyebab flu. Kucing yang divaksin masih bisa tertular, tetapi gejalanya biasanya jauh lebih ringan dan risiko komplikasinya lebih kecil.

Kapan kucing flu harus dibawa ke dokter?

Bila kucing tidak mau makan lebih dari 24 jam, sangat lemas, bernapas dengan mulut terbuka, ingus atau belek kental kehijauan disertai demam, atau bila penderitanya anak kucing. Kesulitan bernapas adalah keadaan darurat.

Hewan peliharaan Anda menunggu di rumah

Kirim pesan sekarang, dan tim kami akan membalas dalam hitungan menit.

Chat di WhatsApp
WhatsApp: +62 881-0807-50166 Email: lumoravet@gmail.com Siap melayani setiap hari. Jadwalkan kunjungan Anda via WhatsApp.
Panggil dokter ke rumah