
Flu kucing adalah infeksi saluran napas atas yang sebagian besar disebabkan virus herpes kucing dan calicivirus, kadang ditambah bakteri. Gejalanya bersin-bersin, pilek, belekan, demam, dan tidak mau makan. Flu kucing tidak menular ke manusia atau anjing, tetapi sangat mudah menular antar kucing. Kasus ringan bisa dirawat di rumah; segera ke dokter bila kucing tidak makan lebih dari 24 jam, bernapas dengan mulut terbuka, atau masih anak kucing.
Butuh dokter memeriksanya langsung? Lihat cara dokter Lumora Vet menangani flu kucing di rumah: kapan cukup dipanggil ke rumah dan kapan harus ke klinik →
Bersin berkali-kali, hidung meler, dan mata yang belekan sampai sulit terbuka — kucing yang terkena flu tampak sangat tidak nyaman, dan wajar bila Anda ikut sedih melihatnya. Flu kucing adalah salah satu penyakit yang paling sering kami temui, terutama pada anak kucing dan kucing dari tempat penampungan di Jabodetabek. Sebagian besar kucing pulih dengan perawatan yang tepat di rumah. Kuncinya adalah tahu cara merawatnya dan mengenali kapan kondisinya mulai berbahaya.
Flu kucing bukan influenza seperti pada manusia. Istilah ini dipakai untuk infeksi hidung, tenggorokan, dan mata pada kucing. Sebagian besar kasus disebabkan dua virus: feline herpesvirus (penyebab rinotrakeitis), yang lebih sering menimbulkan bersin berat dan radang mata, dan feline calicivirus, yang khas menimbulkan sariawan di lidah dan mulut. Bakteri bisa ikut menumpang dan membuat ingus serta belek menjadi kental kehijauan. Seekor kucing bisa terinfeksi lebih dari satu kuman sekaligus.
Karena gejalanya mirip, penyebab pastinya perlu dinilai dokter. Demam dan tidak mau makan juga bisa menjadi tanda penyakit lain — baca ciri kucing demam.
Virus flu kucing menyebar lewat percikan bersin, ingus, air liur, dan kotoran mata. Kucing bisa tertular lewat kontak langsung, berbagi mangkuk makan dan minum, litter box, mainan, alas tidur, bahkan lewat tangan dan baju pemilik yang baru memegang kucing sakit. Penularan paling mudah terjadi di tempat yang banyak kucingnya seperti penampungan, peternakan kucing, dan penitipan.
Banyak kucing yang sudah sembuh tetap membawa virus, terutama virus herpes, seumur hidupnya. Saat stres — pindah rumah, ada kucing baru, dititipkan, atau sakit lain — virus bisa aktif lagi sehingga flu kambuh, dan kucing itu bisa menularkannya ke kucing lain. Kabar baiknya: flu kucing tidak menular ke manusia maupun anjing.
Jangan memberi obat flu manusia, obat sisa, atau obat untuk mata dan hidung milik manusia. Beberapa obat manusia sangat beracun bagi kucing. Bila kucing butuh penanganan, dokter akan menentukannya sesuai jenis hewan, usia, dan berat badan.
Segera bawa ke klinik atau rumah sakit hewan 24 jam terdekat bila Anda melihat:
Layanan Lumora Vet ke rumah bukan layanan gawat darurat. Setelah kondisi stabil, dokter kami bisa melanjutkan pemantauan dan perawatan di rumah.
Vaksin inti kucing melindungi dari virus herpes dan calicivirus, bersama panleukopenia. Vaksin tidak selalu mencegah infeksi sepenuhnya, tetapi kucing yang divaksin biasanya jauh lebih ringan gejalanya dan lebih cepat pulih. Anak kucing mulai divaksin sejak usia sekitar 8 minggu dan diulang sesuai jadwal — lihat jadwal vaksin kucing. Dokter kami bisa melakukan vaksinasi di rumah, sehingga kucing Anda tidak perlu bertemu kucing lain yang mungkin sedang flu.
Selain vaksin, kurangi stres, jaga kebersihan mangkuk dan alas tidur, dan karantina kucing baru selama sekitar dua minggu sebelum dikenalkan ke kucing lain di rumah.
Kucing yang sedang flu sangat mudah menulari kucing lain di ruang tunggu klinik, dan perjalanan dengan hidung tersumbat membuatnya makin stres. Dengan kunjungan ke rumah, kucing Anda diperiksa di tempat yang ia kenal, dan kucing lain tidak ikut terpapar.
Artikel ini disusun mengacu pada pedoman kedokteran hewan berikut. Pedoman ini ditulis untuk dokter hewan, jadi isinya teknis — kami menerjemahkannya ke bahasa sehari-hari.
Baca juga: FIP Kucing: Gejala, Diagnosis & Harapan Kini.
Dokter kami memeriksa kucing yang pilek dan belekan di rumah, menilai apakah perlu penanganan tambahan, dan membantu mencegah penularan ke kucing lain.
Panggil Dokter via WhatsApp Ceritakan gejala, sudah berapa lama, dan kirim foto/video bila ada — biasanya kami balas dalam hitungan menit.Tidak. Virus penyebab flu kucing hanya menular antar kucing, tidak ke manusia dan tidak ke anjing. Meski begitu, cuci tangan setelah memegang kucing yang sakit agar virus tidak terbawa ke kucing lain.
Kasus ringan biasanya membaik dalam 1–3 minggu dengan perawatan yang baik. Anak kucing, kucing tua, atau kucing yang tidak mau makan bisa butuh waktu lebih lama dan perlu diperiksa dokter.
Kucing sangat mengandalkan penciuman untuk makan. Hidung yang tersumbat membuatnya tidak bisa mencium makanan, dan sariawan di mulut membuatnya sakit saat mengunyah. Makanan basah yang dihangatkan dan beraroma kuat sering membantu.
Virus herpes kucing bisa menetap seumur hidup di tubuh kucing yang pernah terinfeksi. Saat kucing stres, misalnya pindah rumah atau ada kucing baru, virus bisa aktif lagi dan gejala flu muncul kembali.
Vaksin inti kucing melindungi dari virus herpes dan calici penyebab flu. Kucing yang divaksin masih bisa tertular, tetapi gejalanya biasanya jauh lebih ringan dan risiko komplikasinya lebih kecil.
Bila kucing tidak mau makan lebih dari 24 jam, sangat lemas, bernapas dengan mulut terbuka, ingus atau belek kental kehijauan disertai demam, atau bila penderitanya anak kucing. Kesulitan bernapas adalah keadaan darurat.
Kirim pesan sekarang, dan tim kami akan membalas dalam hitungan menit.
Chat di WhatsAppCeritakan keluhan hewan peliharaan Anda ke dokter kami lewat WhatsApp — biasanya dibalas dalam hitungan menit, dan chat pertama tidak dikenakan biaya.
Chat WhatsApp (Gratis)