
Pemeriksaan pertama anak kucing sebaiknya dilakukan dalam beberapa hari pertama setelah adopsi, idealnya sejak umur 6–8 minggu dan sebelum bertemu kucing lain. Dokter memeriksa berat badan, mata, telinga, mulut, jantung, perut, kulit, dan kotoran untuk mencari cacing, kutu, jamur, dan penyakit bawaan. Vaksin dimulai sekitar umur 8 minggu, bersama jadwal obat cacing dan obat kutu dari dokter.
Membawa pulang anak kucing adalah momen yang menyenangkan — dan juga penuh pertanyaan. Kapan harus ke dokter? Boleh langsung digabung dengan kucing lain? Makanannya apa? Tim dokter kami di Jabodetabek sering menjumpai anak kucing yang terlihat sehat ternyata membawa cacing, kutu, atau jamur. Pemeriksaan pertama yang baik adalah fondasi untuk hidup yang panjang dan sehat. Panduan ini merangkum apa yang perlu Anda ketahui dan siapkan.
Waktu terbaik adalah dalam beberapa hari pertama setelah anak kucing tiba di rumah. Bila Anda mengadopsinya lebih muda, pemeriksaan idealnya dimulai sejak umur sekitar 6–8 minggu. Yang paling penting, periksakan sebelum anak kucing bertemu kucing lain di rumah, karena penyakit menular, kutu, dan jamur bisa berpindah dengan cepat.
Anak kucing dari jalanan, shelter, atau tempat dengan banyak kucing lebih perlu segera diperiksa. Anak kucing yang terlihat lincah pun bisa membawa penyakit yang belum menunjukkan gejala.
Bila di rumah sudah ada kucing lain, pisahkan anak kucing baru di ruangan sendiri selama sekitar 1–2 minggu. Berikan litter box, tempat makan, dan tempat minum sendiri. Cuci tangan setelah memegangnya dan sebelum menyentuh kucing lain. Selain mencegah penularan, masa ini juga membantu anak kucing beradaptasi tanpa kewalahan. Perkenalkan kucing secara bertahap setelah dokter menyatakan anak kucing sehat.
| Bagian | Yang dicari dokter |
|---|---|
| Berat badan | Apakah sesuai umur; dicatat untuk memantau pertumbuhan |
| Mata | Belekan, merah, atau keruh |
| Telinga | Kotoran hitam seperti bubuk kopi, tanda tungau telinga |
| Mulut dan gigi | Gusi pucat, sariawan, atau kelainan gigi dan langit-langit |
| Jantung dan paru-paru | Bunyi jantung tidak normal atau napas berat |
| Perut dan pusar | Perut buncit, nyeri, atau hernia pusar |
| Kulit dan bulu | Kutu, kotoran kutu, atau botak bulat tanda jamur |
| Kotoran | Cacing atau telur cacing bila perlu diperiksa sampelnya |
| Jenis kelamin | Memastikan jantan atau betina — pada anak kucing sering keliru |
Dokter juga menanyakan asal anak kucing, apa yang sudah dimakannya, dan apakah ada riwayat vaksin atau obat cacing sebelumnya.
Vaksin biasanya dimulai sekitar umur 8 minggu dan perlu diulang beberapa kali agar kekebalannya terbentuk. Jadwal lengkapnya kami bahas di jadwal vaksin kucing, dan semua vaksin bisa diberikan lewat vaksinasi di rumah.
Anak kucing sangat sering cacingan, bahkan yang lahir di rumah, karena cacing bisa ditularkan dari induknya. Obat cacing dan obat kutu diberikan sesuai jadwal dari dokter dan disesuaikan dengan usia serta berat badan anak kucing. Jangan memakai produk untuk anjing atau kucing dewasa, karena sebagian berbahaya bagi anak kucing. Kenali tandanya di ciri kucing cacingan, dan baca panduan obat cacing serta obat kutu.
Pemeriksaan pertama adalah waktu yang tepat untuk mulai membicarakan sterilisasi. Dokter akan menjelaskan umur yang sesuai dan persiapannya. Baca penjelasan lengkapnya di umur ideal steril kucing. Operasi steril membutuhkan bius, peralatan steril, dan pemantauan yang baik — tanyakan kepada tim kami via WhatsApp apakah steril bisa ditangani untuk kucing Anda, termasuk persiapan, jadwal, dan perawatan setelahnya.
Tubuh anak kucing kecil dan cadangan energinya sedikit, sehingga kondisinya bisa memburuk dalam hitungan jam. Jangan menunggu lebih dari sehari bila Anda melihat:
Segera bawa ke klinik atau rumah sakit hewan 24 jam terdekat bila Anda melihat:
Layanan Lumora Vet ke rumah bukan layanan gawat darurat. Setelah kondisi stabil, dokter kami bisa melanjutkan pemantauan dan perawatan di rumah.
Pemeriksaan di rumah sangat cocok untuk anak kucing: ia tidak perlu menempuh perjalanan, tidak bertemu hewan sakit di ruang tunggu sebelum vaksinnya lengkap, dan dokter bisa langsung memberi saran tentang tempat tidur, litter box, serta cara memperkenalkannya dengan kucing lain di rumah Anda.
Artikel ini disusun mengacu pada pedoman kedokteran hewan berikut. Pedoman ini ditulis untuk dokter hewan, jadi isinya teknis — kami menerjemahkannya ke bahasa sehari-hari.
Lihat semua rujukan yang kami gunakan →Baca juga: Cek Kesehatan Kucing Adopsi: Checklist Minggu Pertama.
Dokter kami datang untuk pemeriksaan pertama, memulai vaksin dan jadwal obat cacing, serta menjawab semua pertanyaan Anda — tanpa membawa anak kucing keluar rumah.
Jadwalkan via WhatsApp Ceritakan gejala, sudah berapa lama, dan kirim foto/video bila ada — biasanya kami balas dalam hitungan menit.Sebaiknya dalam beberapa hari pertama setelah diadopsi, dan idealnya sejak umur sekitar 6–8 minggu. Periksakan juga sebelum anak kucing bertemu kucing lain di rumah.
Vaksin pertama biasanya dimulai sekitar umur 8 minggu, lalu diulang sesuai jadwal dari dokter. Jadwal lengkapnya ada di artikel jadwal vaksin kucing.
Tidak disarankan. Susu sapi sering membuat anak kucing diare. Berikan makanan khusus anak kucing dan air bersih.
Umumnya sekitar 1–2 minggu, sampai dokter memeriksanya dan memastikan tidak ada penyakit menular, kutu, atau jamur yang bisa ditularkan.
Bila anak kucing diare, tidak mau makan, bersin dengan mata belekan, atau lemas. Kondisi anak kucing bisa memburuk sangat cepat, jadi jangan menunggu lebih dari sehari.
Kirim pesan sekarang, dan tim kami akan membalas dalam hitungan menit.
Chat di WhatsAppCeritakan keluhan hewan peliharaan Anda ke dokter kami lewat WhatsApp — biasanya dibalas dalam hitungan menit, dan chat pertama tidak dikenakan biaya.
Chat WhatsApp (Gratis)