
Kucing adopsi atau kucing jalanan sebaiknya diperiksa dokter dalam minggu pertama dan dipisahkan di ruangan sendiri sekitar dua minggu sebelum bertemu kucing lain di rumah. Pemeriksaan pertama mencakup kondisi tubuh, telinga, kulit dan bulu, mata dan hidung, mulut, serta kotoran, perkiraan umur, dan diskusi tes FIV/FeLV. Setelah itu dokter menyusun rencana vaksin, obat cacing, obat kutu, dan steril.
Mengadopsi kucing — dari jalanan, shelter, atau teman yang tidak bisa merawat lagi — adalah langkah yang luar biasa. Di minggu-minggu pertama, kucing baru butuh dua hal: rasa aman dan pemeriksaan kesehatan. Banyak masalah pada kucing adopsi, seperti kutu, cacing, jamur, atau flu, belum terlihat jelas di hari pertama. Tim dokter kami sering diminta datang ke rumah di Jabodetabek untuk memeriksa kucing yang baru diadopsi, dan berikut hal-hal yang biasanya kami periksa dan sarankan.
Sebelum kucing baru bertemu kucing lain di rumah, siapkan satu ruangan kecil yang tenang — kamar tamu atau kamar mandi yang tidak terpakai sudah cukup. Masa pisah ini disebut karantina. Tujuannya dua: melindungi kucing lama dari penyakit yang mungkin dibawa kucing baru, dan memberi kucing baru waktu untuk tenang tanpa merasa terancam.
Idealnya dalam minggu pertama, dan sebelum kucing baru bertemu kucing lain. Bila kucing tampak sakit sejak awal — bersin berat, mata bernanah, diare, sangat kurus, atau luka — jangan menunggu jadwal, periksakan secepatnya. Pemeriksaan awal ini juga menjadi catatan dasar kesehatannya, sehingga perubahan di kemudian hari lebih mudah dikenali.
| Bagian | Yang dicari dokter |
|---|---|
| Kondisi tubuh dan berat | Terlalu kurus, dehidrasi, perut buncit |
| Telinga | Kotoran cokelat kehitaman akibat tungau telinga, luka, kerak |
| Kulit dan bulu | Kutu, botak melingkar seperti jamur kucing, kerak gatal seperti scabies |
| Mata dan hidung | Belekan, pilek, bersin — tanda flu kucing |
| Mulut dan gigi | Sariawan, gusi merah, gigi patah, dan perkiraan umur |
| Kotoran | Diare, cacing, atau parasit lain — lihat ciri kucing cacingan |
| Jenis kelamin dan status steril | Potongan di ujung telinga, bekas operasi, atau tanda birahi dan hamil |
| Jantung, paru, dan suhu tubuh | Bunyi napas tidak normal, demam |
Tidak semua kucing membutuhkan semua tes. Dokter menyesuaikan pemeriksaan dengan asal, umur, dan kondisi kucing.
Kucing jalanan yang sudah pernah ikut program steril sering diberi tanda potongan kecil di ujung salah satu telinganya. Tanda ini membantu, tetapi dokter tetap memeriksa tubuhnya untuk memastikan, terutama pada kucing betina.
FIV dan FeLV adalah dua infeksi virus pada kucing yang bisa tidak bergejala selama waktu lama, tetapi bisa menular ke kucing lain — FIV terutama lewat gigitan saat berkelahi, FeLV lewat kontak dekat seperti saling menjilat dan berbagi mangkuk. Keduanya tidak menular ke manusia. Tes darah bisa membantu Anda memutuskan bagaimana kucing baru dikenalkan ke kucing lama. Diskusikan dengan dokter kapan waktu tes yang tepat, karena pada anak kucing dan kucing yang baru saja tertular hasilnya kadang perlu diulang.
| Waktu | Yang dilakukan |
|---|---|
| Minggu 1 | Karantina di ruangan sendiri, pemeriksaan pertama oleh dokter, penanganan kutu dan cacing sesuai arahan dokter, pantau makan dan kotoran |
| Minggu 2–4 | Vaksin pertama bila sudah sehat, diskusi tes FIV/FeLV, mulai perkenalan bertahap dengan kucing lama bila dokter menyatakan aman |
| Bulan 2–3 | Vaksin lanjutan sesuai jadwal, obat cacing dan obat kutu rutin, rencana steril, cek ulang berat badan |
Jadwal ini gambaran umum. Urutan dan waktunya bisa berbeda tergantung umur dan kondisi kucing Anda.
Beberapa masalah pada kucing adopsi bisa menular ke manusia. Yang paling sering adalah jamur kulit, yang muncul sebagai bercak merah melingkar dan gatal di kulit pemilik. Cacing tertentu dan kutu juga bisa mengganggu manusia. Bila ada anggota keluarga yang sedang hamil, baca toxoplasma, kucing, dan ibu hamil untuk memahami risiko sebenarnya dan cara aman membersihkan litter box.
Kebiasaan sederhana sudah sangat membantu: cuci tangan setelah memegang kucing baru dan membersihkan litter box, jangan biarkan anak kecil memeluk kucing yang belum diperiksa, dan bersihkan kotoran setiap hari.
Segera bawa ke klinik atau rumah sakit hewan 24 jam terdekat bila Anda melihat:
Layanan Lumora Vet ke rumah bukan layanan gawat darurat. Setelah kondisi stabil, dokter kami bisa melanjutkan pemantauan dan perawatan di rumah.
Kucing yang baru pindah rumah sudah cukup stres. Membawanya lagi ke klinik di minggu pertama bisa membuatnya makin takut dan susah beradaptasi. Dengan vaksinasi dan check-up di rumah, dokter memeriksa kucing di ruangan amannya sendiri. Dalam kunjungan yang sama, dokter juga bisa memeriksa kucing lama Anda dan menyarankan cara memperkenalkan mereka. Baca juga pemeriksaan pertama anak kucing bila kucing adopsi Anda masih kecil.
Artikel ini disusun mengacu pada pedoman kedokteran hewan berikut. Pedoman ini ditulis untuk dokter hewan, jadi isinya teknis — kami menerjemahkannya ke bahasa sehari-hari.
Lihat semua rujukan yang kami gunakan →Dokter kami memeriksa kucing baru di ruangannya sendiri — telinga, kulit, mata, mulut, dan kotoran — memperkirakan umurnya, lalu menyusun rencana vaksin, obat cacing, obat kutu, dan steril. Kucing lama Anda bisa ikut diperiksa di kunjungan yang sama.
Jadwalkan Pemeriksaan via WhatsApp Ceritakan gejala, sudah berapa lama, dan kirim foto/video bila ada — biasanya kami balas dalam hitungan menit.Umumnya sekitar dua minggu, sampai kucing baru sudah diperiksa dokter dan tidak menunjukkan gejala penyakit menular. Lamanya bisa disesuaikan dokter berdasarkan hasil pemeriksaan dan tes yang dilakukan.
Vaksin diberikan setelah dokter memastikan kucing dalam kondisi sehat saat diperiksa. Bila kucing sedang flu, diare, atau sangat kurus, dokter biasanya menangani kondisinya dulu lalu menjadwalkan vaksin.
Dokter memperkirakan umur dari gigi, berat badan, dan kondisi tubuh. Pada anak kucing perkiraannya cukup akurat, sedangkan pada kucing dewasa hasilnya berupa rentang usia.
Potongan kecil di ujung telinga sering menjadi penanda bahwa kucing sudah disteril dalam program steril kucing jalanan. Dokter tetap akan memeriksa tanda lain untuk memastikannya.
Tidak selalu. Banyak kucing jalanan cukup sehat, tetapi mereka lebih sering membawa kutu, cacing, jamur, atau infeksi yang belum terlihat. Karena itu pemeriksaan dokter di minggu pertama sangat dianjurkan.
Normal di hari-hari pertama. Beri ruangan kecil yang tenang dengan tempat sembunyi, makan, minum, dan litter box. Bila kucing sama sekali tidak makan lebih dari 24 jam, hubungi dokter.
Kirim pesan sekarang, dan tim kami akan membalas dalam hitungan menit.
Chat di WhatsAppCeritakan keluhan hewan peliharaan Anda ke dokter kami lewat WhatsApp — biasanya dibalas dalam hitungan menit, dan chat pertama tidak dikenakan biaya.
Chat WhatsApp (Gratis)